Category: IWAS

  • Customized Training

    Customized Training

    IWAS memiliki produk berupa Trainiing, Buku dan eBook yang memiliki purna jualnya berupa komunikasi dengan trainer atau penulisnya. Komunikasi bisa untuk membahas secara detail produknya, lewat WA dan email. Sangat disarankan dengan WA karena lebih dekat penggunaannya. Tidak hanya itu saja, komunikasi juga bisa berupa pendampingan untuk mewujudkan pertumbuhan yang diinginkan.

    Training dengan konsep IWAS dibuat sangat customized, baik tempat dan peserta. Selama ini orang Training selalu mengikuti trainernya. Tapi di Training IWAS, peserta bisa menentukan sendiri lokasi Training. Untuk lokasi disarankan suasananya nyaman agar peserta dapat menikmati Training dengan baik. Tidak perlu fasilitas kursi dan meja, Training dilakukan dengan duduk di lantai. Saya pernah Training di apartemen, dimana pesertanya sekitar 10 orang. Ini menunjukkan lokasi Training bener-bener sangat customized dan memberi kenyamanan peserta. Selain itu memang customized juga dengan jumlah peserta. Minimal peserta 10 – 15 orang. Tentang peserta ini juga bisa berasal dari lingkungan keluarga besar, komunitas, pengajian, teman, karyawan, kumpulan orang yang bergabung dan sebagainya.

    Customized peserta :

    1. Jumlah peserta, minimal 10 orang.
    2. Jenis peserta, bisa siapa saja.
    3. Tempat, bisa mengikuti ditentukan peserta untuk rasa nyaman. Tempat tidak memerlukan kursi dan meja, hanya duduk di lantai lebih santai. Dan suasana tempat nyaman.
    4. Investasi Training disesuaikan kemampuan peserta. jadi pas di kantong

    Peserta juga tidak dibebani dengan menyediakan fasilitas Training, saya sudah mempersiapkan mulai dari proyektor, audio system (speaker dan mic) dan layar bila diperlukan. Semua fasilitas ini tidak dikenakan biaya sehinggan meringankan peserta.

    Munir Hasan Basri Avatar

    Writer and Trainer Profesional

  • Apa itu IWAS ?

    IWAS adalah kepanjangan dari Iman – Work – Alignment – System, yaitu upaya saya untuk menyelaraskan Iman dalam kerja dan aktivitas apapun dalam hidup ini diluar kerja dan ibadah (ibadah umum selain kerja) untuk bisa bertumbuh dan bermakna. Oleh sebab itu, kerja baik di kantor sebagai karyawan atau kerja non-formal menjadi sangat indah saat ditarik satu garis dengan iman kepada Allah swt. Biasanya kan saya kerja, ya hanya kerja aja. Terasa seperti tidak sejalan dengan iman. Seakan kerja itu berjalan sendiri dan seolah tidak terpadu dengan iman. Bahkan dalam faktanya terbukti, salat (bagian dari iman) dan doa, telah menjadi pelengkap kerja. Kok bisa ? Iya, Salat dan doa itu telah menjadi alat atau pengungkit bagi kerja yang sukses, agar gajinya naik, karirnya meningkat. Nggak percaya ? Kalau lagi stress kerja, salatnya jadi serius dan berdoa untuk menghilangkan stress.

    Dari persoalan yang terjadi pada saya dulu, dan kebanyakan orang telah mendorong saya untuk memberikan jalan agar iman dan kerja itu sebagai satu garis lurus. Bayangkan saja orang yang beriman, dengan iman yang dimilikinya bisa mendorong kerja yang luar biasa (produktif). Why ? Karena bukan lagi kerja diukur dengan orientasi SOP, Job Description dan perintah atasan serta target tapi sudah berada dilevel lebih tinggi. Apa level yang tinggi itu ? Kerja itu amanah Allah swt kepada saya untuk saya pertanggungjawabkan kepada Allah. Dalam kerjanya nampak juga yang berilmu, bertanggungjawab dengan update memberi terbaik hari ini, kerja yang “bener” menurut Allah swt. Apakah bekerja untuk Allah swt itu bisa memenuhi kriteria dari atasan dan perusahaan ? Jawabnya pasti iya. Jika dalam pelaksanaannya iman tidak sejalan dengan kerja, maka ada sesuatu yang tidak benar. Polanya bukan kerja dengan iman itu ibadah khusus terus terutama salat dan banyak zikir sehingga tidak peduli target kerja. Tapi misalkan salat yang bener, maka dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, artinya kerjanya fokus kepada yang produktif (makna mencegah keji dan mungkar).

    IWAS merupakan tema utama dari website ini, yang diwujudkan dengan tindakan nyata lewat produk yang dihasilkan berupa Training, Book dan eBook dan juga memberi pengetahuan dan motivasi dalam KultumMotivasi.

    IWAS ini sudah mulai saya terapkan sejak saya jadi karyawan karena ada banyak masalah yang muncul dari kerja. Baik yang dialami oleh saya sendiri, sebagai karyawan dan manager dan juga dari orang-orang yang ada disekitar saya. Sejak 2006, saya berbagi Training kepada orang yang saya kenal saja. Dan mulai 2023, saya menulis buku dan eBook.

    IWAS terus bertumbuh menjadi semakin baik hari ini. Menyerap salah satu ilmu Kaizen, IWAS terus belajar dan menghasilkan karya yang semakin banyak dan luas.

    Munir Hasan Basri